
KARTU TANI, SATU KARTU ANEKA MANFAAT UNTUK PETANI
Guna mensukseskan program Nasional di bidang pertanian, pemerintah terus berinovasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Salahsatu program unggulan yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian adalah dengan diluncurkannya Kartu Tani.
Kartu tani adalah sebuah kartu yang dirancang khusus untuk melakukan alokasi pupuk subsidi kepada kaum petani. Program kartu tani tersebut dimulai di Pulau Jawa pada 2018 dimana 3 bank BUMN menerbitkan kartu tani tersebut yakni BRI untuk DI Yogyakarta.
Kartu Tani merupakan sarana akses layanan perbankan terintegrasi yang berfungsi sebagai simpanan, transaksi, penyaluran pinjaman hingga kartu subsidi (e-wallet). Keunggulan dari Kartu Tani ini antara lain single entry data, proses validasi berjenjang secara online, transparan, multifungsi.
Bertepatan dengan hari Rabu (11/03/2020) Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman menyelenggarakan sosialisasi dan uji coba kartu tani yang bertempat di Pendopo BP4 Wil. VIII Prambanan.
Acara dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Biro Perekononian Pemda DIY , Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Perwakilan BRI , distributor pupuk , Camat Prambanan, pengecer pupuk subsidi/KPL Prambanan Kalasan serta petani pemegang kartu tani. pada kesempatan ini sekaligus di lakukan uji coba penggunaan kartu tani oleh petani dengan membawa kartu tani yang dilayani langsung oleh pengecer resmi bersubsidi kecamatan Prambanan Kios Madusari Putra.
“Dengan memiliki Kartu Tani, petani mendapat kepastian dalam memperoleh pupuk bersubsidi. Pupuk merupakan komponen penting dalam sebuah pertanian, maka dari itu ketersediaan pupuk adalah hal mutlak” terang Heru Saptono, S.TP., Msi dalam sambutannya.
“Pada tahun 2018, di Kabupaten Sleman kartu tani yang sudah terdistribusi sebanyak 42.359 kartu tani, setiap bulan akan diproses penerbitan kartu tani yang sudah masuk datanya dan di entry melalui aplikasi SIMPI BRI yang datanya di entri oelh admin penyuluh di kecamatan masing-masing”, terang Atik sebagai perwakilan Bank BRI.
Dengan adanya kartu tani, nantinya para petani dapat menggunakannya dalam membeli pupuk bersubsidi. Langkah seperti ini juga efektif dalam menyalurkan pupuk bersubsidi tepat sasaran.
Ketersediaan data yang lengkap dan akurat dalam Kartu Tani memiliki beberapa keunggulan diantaranya; 1). Sebagai dasar penyusunan kebijakan bagi Kementerian Pertanian. 2). Tranparansi penyaluran dana subsidi melalui sistem perbankan bagi Kementerian Keuangan. 3). Data kebutuhan pupuk secara akurat sampai tingkat pengecer bagi Pupuk Indonesia. 4). Bagi Bulog dapat memproyeksikan potensi panen di suatu daerah melalui data pupuk subsidi yang disalurkan, sehingga dapat segera menyerap hasil panennya, menerima dana secara utuh dan membeli pupuk subsidi sesuai kuota yang diberikan bagi petani. 5). Bagi dinas pertanian dapat mengetahui produktifitas lahan suatu daerah. Kartu Tani diharapkan menjadi era baru untuk mensejahterakan petani Indonesia.
——————
Kontributor: Desi Erawati, SP



