
DP3 SLEMAN DORONG PRODUKTIVITAS PEMBUDIDAYA MELALUI PROGRAM DEMPLOT IKAN NILA
SLEMAN – Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman melalui Bidang Perikanan terus memperkuat sektor perikanan budidaya melalui program bantuan demplot budidaya ikan kepada kelompok perikanan di Kabupaten Sleman. Pada tahun 2026, sebanyak 10 paket demplot budidaya ikan disalurkan kepada kelompok perikanan sebagai upaya meningkatkan produktivitas, keterampilan, dan inovasi pembudidaya ikan dalam mengembangkan usaha perikanan yang berkelanjutan.
Salah satu penerima bantuan tersebut adalah Kelompok Pembudidaya Ikan (KPI) Mina Jenjem yang berlokasi di Padukuhan Karangjenjem, Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik. Sebagai tindak lanjut program, kelompok bersama Tim Kerja Bina Produksi Bidang Perikanan DP3 Kabupaten Sleman dan Penyuluh Perikanan wilayah Ngaglik melaksanakan panen ikan nila pada Senin (23/6/2026) di kolam kelompok.
Panen tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan program demplot budidaya ikan yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok perikanan lainnya dalam mengembangkan usaha budidaya ikan secara produktif dan berkelanjutan. Selain meningkatkan produksi perikanan, program ini juga mendukung upaya penguatan ketahanan pangan daerah melalui penyediaan sumber protein hewani bagi masyarakat.
KPI Mina Jenjem menerapkan sistem budidaya ikan nila menggunakan kolam tanah seluas 300 meter persegi yang dilengkapi teknologi kincir air. Penerapan teknologi tersebut bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan budidaya dan kapasitas produksi ikan. Proses budidaya dilakukan dengan penebaran benih ikan nila ukuran gelondong (sekitar 50 ekor per kilogram) dengan masa pemeliharaan selama dua hingga tiga bulan.
Panen dilakukan secara bertahap atau parsial sesuai ukuran ikan yang telah memenuhi kebutuhan pasar. Ikan nila yang dipanen memiliki ukuran konsumsi dengan bobot sekitar 1 kilogram per 3 hingga 5 ekor, sehingga memiliki nilai ekonomi yang baik bagi pembudidaya.
Penyuluh Perikanan wilayah Ngaglik, Putri Atinda, menyampaikan bahwa keberhasilan budidaya tidak terlepas dari penerapan manajemen pemeliharaan yang baik, terutama dalam pemberian pakan. Menurutnya, konsistensi dalam pemberian pakan menjadi salah satu faktor penting untuk menghasilkan ikan yang sehat dan berkualitas.
Sementara itu, Ketua KPI Mina Jenjem, Jumal Mukayat, mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh DP3 Kabupaten Sleman melalui program bantuan demplot budidaya ikan. Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut menjadi motivasi bagi anggota kelompok untuk terus mengembangkan usaha budidaya ikan.
“Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kelompok kami untuk terus mengembangkan usaha budidaya ikan. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga kelompok semakin produktif dan berkembang,” ujarnya.
Melalui program bantuan demplot budidaya ikan, DP3 Kabupaten Sleman berharap semakin banyak kelompok perikanan yang mampu meningkatkan produktivitas usaha, menerapkan teknologi budidaya yang tepat, serta menjadi contoh keberhasilan pengembangan perikanan budidaya di Kabupaten Sleman.(BRN)


