SOSIALISASI PANGAN LOKAL DI SEKOLAH

3 March 2018 / Oleh: goeskris sekretariat / Direktori: Uncategorized

Kekayaan sumberdaya alam di wilayah Kabupaten Sleman merupakan salah satu potensi yang sangat besar untuk pengembangan pangan lokal. Pangan lokal yang pada beberapa dekade cenderung banyak yang melupakan dan lebih memilih makananan lain. Maraknya makanan masa kini membuat anak-anak menjadi lupa pada makanan-makanan lokal. Berbagai makanan lokal seperti grontol, tiwul, gatot, geblek, cenil, cothot, dan lainnya sudah lagi tidak menarik bagi mereka.

Sumber karbohidrat utama selama ini ada hanya menggantungkan pada komoditas beras dan gandum.  Etos belum makan kalo belum makan nasi membuat kebutuhan komoditas padi menjadi tinggi. Sementara banyak keanekaragaman pangan yang di miliki sebagai sumber karbohidrat di sekitar kita. Aneka umbi-umbian merupakan salah satu sumber pangan yang kaya dengan kandungan karbohidrat. Contoh berbagai umbi-umbian diantaranya ketela pohon, umbi rambat, talas, kimpul, enthik, garut, dan sebagainya.

Pada kenyataannya anak usia sekolah banyak yang tidak mengenal berbagai potensi sumber karbohidrat yang menjadi kekayaan dan konsumsi masyarakat jaman sebelumnya. Maka Bidang Ketahanan  Pangan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman terus melakukan sosialisasi pangan lokal di sekolah-sekolah. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk lebih mengenalkan potensi pangan lokal di generasi penerus. Pada tahun 2018 ada 8 Sekolah Dasar yang menjadi  lokasi kegiatan sosialisasi pangan lokal dan keamanan pangan. Harapan kegiatan ini adalah masyarakat lebih mengenal keaneka ragaman pangan yang dimiliki dan mempu meningkatkan pola konsumsi pangan sesuai dengan Pola  pangan harapan.

Harga Komoditas Pasar
Harga Komoditas Pertanian
  • Harga (Rp/Kg)
    Nama Produk (Komoditas)
  • 62.500
    Bawang merah (konsumen)
  • 30.000
    Bawang Putih Bonggol
  • 13.500
    Beras Medium
  • 13.325
    Beras Medium Penggilingan
  • 15.000
    Beras Premium
  • 14.025
    Beras Premium Penggilingan
  • 12.600
    Beras SPHP
  • 41.000
    BRENGOS cabai rawit
  • 3.500
    Buncis
  • 36.000
    Cabai Merah Keriting (konsumen)
  • 40.000
    Cabai Rawit Merah (konsumen)
  • 30.333
    Daging Ayam Ras (konsumen)
  • 140.000
    Daging Sapi Murni
  • 25.777
    ELX Cabai Merah Keriting
  • 4.500
    Gambas
  • 7.800
    GKG Tingkat Penggilingan
  • 6.500
    GKP Tingkat Petani
  • 4.775
    Jagung Pipilan Kering
  • 1.250
    Kacang Panjang
  • 10.200
    Kedelai Biji Kering (Impor)
  • 40.500
    OER TAVI Caba Rawit
  • 42.000
    ORI Cabai Rawit
  • 5.000
    Pare
  • 39.500
    RM Cabai Rawit
  • 8.000
    Salak Pondoh (produsen)
  • 37.000
    SP Cabai Merah Keriting
  • 26.500
    Telur Ayam Ras (konsumen)
  • 25.100
    Telur Ayam Ras (produsen)
  • 6.000
    Terong
  • 1.500
    Timun Baby
  • 2.000
    Timun Jawa
  • 7.000
    Tomat
Lihat selengkapnya
Terhubung Dengan Kami
ASN BerAKHLAK
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT
Layanan Kami
POSKO WASPADA PMK
STANDAR PELAYANAN DAN MAKLUMAT PELAYANAN
Link Terkait