MERAUP UNTUNG JUTAAN RUPIAH DARI BUDIDAYA CABE RAWIT TANPA MULSA (Bag.1)

12 November 2019 / Oleh: ADMIN / Direktori: Gubuk Tani, Tanaman Pangan, Teknologi Terapan

Cabe merupakan komoditas yang penting di Indonesia. Secara makro lonjakan dan penurunan harga serta ketersediaannya dari waktu ke waktu turut mempengaruhi inflasi di Indonesia. Sedangkan secara mikro cabe merupakan tumpuan harapan petani untuk mendapatkan pendapatan lebih selain bertani tanaman padi atau palawija.

Adalah Mino, petani di Dusun Mendiro, Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik adalah salah satu petani yang menggantungkan harapan beroleh penghasilan lebih dari budidaya cabe selepas bertanam padi pada musim penghujan. Berbekal pengetahuan turun temurun, kegemaran mengamati proses budidaya dari waktu ke waktu dan mengamati fenomena yang berpengaruh pada keberhasilan budidaya cabe, Mino mulai merencanakan bertanam cabai lebih dari empat bulan sebelum tanam, yakni saat bertanam padi musim penghujan.

“Perencanaan yang baik serta sikap petani yang teliti, titen dan telaten pada berbagai tahapan budidaya menjadi kunci keberhasilan bertanam cabai, meskipun dilakukan tanpa perlengkapan modern seperti mulsa plastik, pupuk kimia yang terbatas, serta aplikasi pestisida yang tidak intensif”, demikian penuturan Mino.

Fokus pertama, teliti  dalam berbudidaya cabai menurut Mino adalah teliti dalam menyeleksi jenis cabai yang akan ditanam. Petani tidak harus tergantung pada benih pabrikan, tetapi dapat melakukan seleksi benih cabai dari pertanaman tahun sebelumya dengan memperhatikan bagaimana postur tanaman induknya, apakah ada serangan penyakit atau tidak dan bagaimana penampakan buahnya serta indicator kualitas cabai lainnya. Benih yang didapat dari pertanaman sebelumnya dikeringkan dibawah terik matahari sampai bias diremas dan dipisahkan biji dan kulitnya. Apabila benih tidak segera ditanam, untuk mempertahankan daya kecambah dan kualitas benih, maka biji sebaiknya dibungkus dengan kain dan digantung di tempat yang tidak terkena sinar matahari dan tidak lembab.

                            Mino dan Lahan Kebun Cabainya

Untuk proses penyemaian benih, tidak menggunakan system polybag kecil tetapi benih direndam dalam air dingin, diperam selama 24 jam agar berkecambah lalu disebar diatas bedengan yang dilindungi dengan plastik tembus cahaya. Alasan tidak digunakannya polybag kecil lebih pada asumsi bahwa pada wadah semai yang terbatas, akar tunggang tidak tumbuh  lurus ke bawah, sehingga saat di tanam di lahan perakaran tidak tumbuh dalam, sehingga kekuatan tanaman dalam menyerap nutrisi dari dalam tanah serta daya topangnya rendah.

Apabila pemilihan benih yang dihendaki dan persemaian sudah dilakukan, maka hal yang tidak kalah untuk diperhatikan adalah penyiapan lahan. Pada proses penyiapan lahan ini, ilmu titen (mengenali fenomena) petani dipertaruhkan. Kemampuan mengamati kondisi lahan, perkembangan budaya dari waktu ke waktu serta kondisi iklim saat berbudidaya serta prediksi tentang iklim selama melakukan budidaya cabai  merupakan faktor penting. Budidaya cabe akan baik apabila tidak dilakukan berlarut-larut sepanjang tahun, melainkan dilakukan setelah pertanaman padi atau dengan kata lain dalam setahun terjadi pergiliran tanaman.  Pada musim tanam padi, pupuk organic diberikan pada saat pembajakan sawah, sehingga kandungan nutrisinya akan tersedia bagi tanaman pada saaat lahan ditanami cabai.

Setelah tanaman padi dipanen, jerami dibabat dan disingkirkan di lahan, ditumpuk lalu dibiarkan melapuk secara alami. Lahan pertanian bekas pertanaman padi yang sudah dibajak kemudian dibuat alur got sekeliling lahan terlebih dahulu dengan kedalaman 60 cm atau lebih sesuai dengan kedalaman lapisan olah tanah, dan dengan lebar  60 cm. Pembuatan got keliling ini dimaksudkan untuk drainase, mengingat  tanaman cabai merupakan tanaman yang tidak toleran terhadap genangan, sehingga pengaturan drainase perlu ditekankan.  Apabila lahan dan got keliling sudah siap, lahan bisa langsung ditanami dengan tanaman cabai. Penanaman cabai sebaiknya dilakukan pada sore hari dengan lay-out  jarak tanam 80 cm x 60 cm dan diberi alur yang jelas untuk calon got antar bedengan.

Salah satu keuntungan awal dari pertanaman cabai tanpa mulsa, saat menunggu tanaman cabai tumbuh besar, kita bisa bisa menanam tanaman kacang tanah diantara tanaman cabai. Keberadaan tanaman kacang tanah ini memberi keuntungan ganda, tajuk tanaman kacang tanah mampu menekan pertumbuhan gulma, dapat berfungsi sebagai tanaman penutup tanah sehingga penguapan dari tanah tidak terlalu besar, dan bintil akar tanaman kacang tanah kaya akan nitrogen yang dibutuhkan tanaman. (Bersambung: MERAUP UNTUNG JUTAAN RUPIAH DARI BUDIDAYA CABE RAWIT TANPA MULSA (Bag.2))

Oleh: Sribudi Astuti, STP

UPTD Sub Terminal Agribisnis

—————————————–

Baca juga:

– IRIGASI TETES, MENYULAP LAHAN KERING MENJADI PRODUKTIF

– Mas Joko : Muda, Milenial Sukses Beternak

 

 

Harga Komoditas Pasar
Harga Komoditas Pertanian
  • Harga (Rp/Kg)
    Nama Produk (Komoditas)
  • 57.000
    BRENGOS cabai rawit
  • 9.000
    Buncis
  • 36.500
    ELX Cabai Merah Keriting
  • 8.000
    Gambas
  • 5.500
    Kacang Panjang
  • 56.000
    OER TAVI Caba Rawit
  • 60.509
    ORI Cabai Rawit
  • 5.000
    Pare
  • 56.000
    RM Cabai Rawit
  • 5.000
    Salak Pondoh (produsen)
  • 2.000
    Sawi (PPHPM)
  • 2.000
    Terong
  • 3.500
    Timun Baby
  • 2.500
    Timun Jawa
  • 1.500
    Tomat
Lihat selengkapnya
Terhubung Dengan Kami
ASN BerAKHLAK
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT
Layanan Kami
POSKO WASPADA PMK
STANDAR PELAYANAN DAN MAKLUMAT PELAYANAN
Link Terkait